Untuk mengatur program BIOS, anda pertama harus menyalakan komputer. Lakukanlahlangkah-langkah berikut ini.
Aturlah
saklar power yang terdapat pada CPU dan Monitor ke posisi ON
atau tombol saja tombol POWER. Tunggulah beberapa saat sampai di layar
monitor muncul sebuah tampilan, perhatikan dibagian bawah layar akan
tertulis "Press Del for setting or Esc for cancel", sebelum tampilan
tersebut menghilang dari layar monitor, anda harus segera menekan
tombol Del yang terdapat pada keyboard. Sekarang anda akan melihat
tampilan program BIOS di layar monitor. Pilihlah perintah
"autodetect hardisk" dengan menggerakan tombol panah yang ada di
keyboard ke atas atau ke bawah, dan tekan tombol "Enter". Maka
komputer akan secara otomatis mendeteksi jenis hardisk yang
terpasang pada CPU, bila ada tampilan baru yang berisi keterangan
ukuran hardisk tekan tombol "Y" dan tekan "Enter".
Bila tampil lagi
sebuah tampilan di layar monitor dan tidak berisi keterangan apa-apa,
tekanlah tombol "Y" dan "Enter". Setelah selesai, tekan tombol
"Esc" agar tampilan berubah ke tampilan semula. Kemudian pilihlah
perintah pertama (tertulis paling atas) dengan cara menekan
tombol panah ke atas, setelah perintah pertama terpilih, tekanlah
tombol "Enter" yang ada pada keyboard. Tampilan akan segera
berubah dan memberikan tampilan baru yang isinya adalah keterangan
tanggal, bulan dan tahun serta waktu (jam, menit dan detik). Kemudian
keterangan ukuran hardisk, CD ROM, flopy drive, monitor dan keyboard
yang terpasang ke CPU komputer tersebut. Aturlah tiap keterangan
tersebut, kecuali keterangan hardisk tidak perlu diedit karena sudah
dituliskan secara otomatis pada waktu anda mengoperasikan perintah
"autodetect hardisk". Tanggal, bulan dan tahun serta waktu diatur
agar sesuai dengan tanggal, bulan, tahun dan waktu saat anda merakit
komputer. Pengaturan ini penting karena akan mempengaruhi kinerja
software yang akan anda terapkan nantinya.
Ok setau saya cuma segini... :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar